Imprint

  


Kebun Angan Sketches: Teknik Orat Oret Ala Kebun Angan PDF Print E-mail

Semua karya desain Kebun Angan selalu diawali dengan pembuatan sketsa. Sketsa ini sendiri macam-macam jenis atau tekniknya. Ada sketsa manual (gambar tangan – terbagi menjadi beberapa jenis lagi) ada juga sketsa komputer. Masing-masing tentunya mempunyai keunikan tersendiri. Pengen tahu seperti apa sebetulnya 'makhluk-makhluk' ;-> ini?

 

Dibawah ini beberapa sampel dari sketsa yang kita sebut Quick Sketch.

 

Quick Sketches kover buku Baghdad 4/3. Lihat hasil akhirnya disini.  

 

Quick Sketches kover buku Percy Jackson II.  

 

  

Quick Sketches kover buku Dee: Perahu Kertas (Soon Release) 

 
Seperti namanya, Quick Skecth ini biasanya dipakai dalam momen-momen serba urgen dan cepat. Ini adalah salah satu jenis sketsa yang paling kasar, paling cepat dibuat, dan karenanya paling sedikit menyita waktu, biaya dan konsentrasi. Tidak dibutuhkan skill menggambar sketsa yang bagus apalagi indah dipandang mata untuk jenis sketsa seperti ini. Yang penting gagasan tercatat dalam layout, ilustrasi, sedikit arahan tipografi atau mungkin sedikit catatan tertulis mengenai aspek lain. Karena extremely instant, makanya dibutuhkan daya imajinasi yang cukup kuat yang untuk mencerna dan membayangkan sketsa seperti ini apalagi untuk orang yang baru melihatnya. 

 

Sementara itu, ada juga teknik sketsa yang kami sebut sebagai Detailed Sketch.

Dibawah ini beberapa sampelnya:

 

 

 

Sketsa seperti ini adalah seperti sebagian besar sketsa-sketsa yang Kebun Angan presentasikan di sesi approval pertama. Bentuk lebih detail dari Quick Skecth, namun karena mengadaptasi teknik manual, masih dapat dikerjakan dengan cepat. Elemen warna - dari mulai warna background, foreground/ ilustrasi - karakter / gaya gambar ilustrasi, termasuk jenis huruf dan lay out tipografisnya sudah lebih terperhitungkan dalam sketsa ini. Namun tentu saja, karena visualisasinya yang manual, masih dibutuhkan daya (dan tentunya motivasi) imajinasi untuk mencernanya. 

 

Jenis sketsa ketiga adalah jenis yang paling mudah dicerna, less imaginable, namun paling high cost. Kami menyebutnya Computer Sketch.

 

 

Computer Sketches kover buku Dee: Rectoverso. Hasil akhirnya bisa dilihat disini. 
 

Yup. Ini jenis sketsa yang paling dapat menceritakan semua aspek dari gagasan yang ada. Dari mulai elemen warna, tone, tipografi dan bahkan ilustrasi, karena semuanya memang telah ada dan telah dikomposisikan sedemikian rupa sehingga mirip dengan hasil akhirnya. Ini tipe sketsa yang sedikit sekali menuntut daya imajinasi, paling praktis dalam penafsiran, namun di sisi lain adalah sketsa yang paling ribet dan paling high cost dalam pembuatan.Beban kerja tambahannya terletak pada aktifitas komputerisasi. Membuat sketsa ini berarti harus ada komputer yang dihidupkan, harus ada listrik yang dijalankan, harus SDM khusus dengan skill dan pengalaman untuk memanage trial dan error. Bukan hanya dalam pekerjaan komputerisasi desain, tapi juga dalam internetisasi (duh, maafkan pemilihan istilahnya ya) desain. Sejak pembuat sketsa tidak memproduksi sendiri imej-imej pendukung ini, berarti harus diluangkan biaya online, waktu khusus dan skill untuk memilih, memilah – mengaduk-aduk ribuan atau mungkin bahkan jutaan dari imej-imej yang ada di vendor image stock. 

 

Namun tentunya, 3 teknik sketsa seperti yang tertulis diatas adalah pilihan. Masing-masing mempunyai keunikan – kelemahan dan kelebihan - yang mustinya sih, bisa dijadikan pertimbangan dalam memahami proses desain seperti apa yang relevan untuk masing-masing proyek. Kami percaya, kualitas proyek jangka pendek maupun jangka panjang akan selalu berhubungan dengan pemahaman mengenai hal-hal seperti sketsa ini.

 

Comments
Add New Search
eminotdangerous  - cool   |202.51.234.xxx |2009-04-15 02:43:21
sketsa na ge geus alus, komo mun geus jadi ...
audelia agustine  - hai kebun angan     |124.81.132.xxx |2009-08-25 11:26:20
Hai Kebun Angan,
Terima kasih sudah berbagi untuk teknik sketsa dan sejauh mana
sketsa yang ini dan yang itu memberi pemahaman kepada klien. Saya sendiri
sebagai ilustrator dan desainer pemula kemarinan sempat bertanya2 dan gemas
sendiri
"Kalo sketsanya kasar, klien ngerti ga ya?"
"Kalo bikin
layout langsung di komputer, emang keren-tapi lama euy"
Ternyata ada juga
yang kepikiran menuliskan proses sketsa VS presentasi ke klien seperti ini.
Thanks a lot! =D

NB. main2 dong, ke website saya...apakah menerima
ilustrator freelance?

Salam,
audelia agustine
Tukang Kebun  - Re: Audelia     |202.51.234.xxx |2009-08-26 14:00:59
Halo Audelia
Makasih komentarnya ya.

Semakin hari, buat desain grafis,
sketsa manual kayak gini makin gak populer. Sekarang makin banyak
klien yang pengen tampilan sketsa yang lebih easy to perceipt, ya itu tadi, sketsa digital langsung. Seringkali emang jadi salah
persepsi begitu sketsa manual dipresentasiin. Dikiranya nanti jadinya
bakal sekasar itu. Huehehe.

So, tantangannya emang di manajemen
produksi sketsa digitalnya berhubung - betul sekali - tanpa skill dan
dukungan source/ material grafis dsb yang mencukupi bisa malah
jadi bumerang & bulan-bulanan. Proses jadi berat di awal.

NB: Kita
dah lihat website deviantartnya. Playfull works you got there. We Love
it. Sementara ini belum ada kesempatan fix buat kerja bareng. Tapi
boleh tuh kirim CVnya kesini. Someday, who knows?.

Salam
Anonymous   |124.81.132.xxx |2009-08-31 11:21:00
Wow, thank you!
Pasti saya kirim deh CV nya =D via email(alamat emailnya apa
ya...)atau via pos?

Kalo Dee bikin buku cerita anak... saya boleh ikutan
pitching ya...heheheee...a big fan of her!

maaf kalo massage ini berulang2
masuknya...internet saya lagi ngaco...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >